[7 EFEK BURUK DIABETES JIKA DIABAIKAN]
Menjalani
berbagai pengobatan untuk mengatasi diabetes harus dijalani dengan
konsistensi tinggi, seperti rutin minum obat, mengecek kadar gula darah
dan menyuntikan insulin ke dalam tubuh. Langkah ini akan mengontrol
penyakit diabetes dan cara terbaik untuk mencegah berbagai komplikasi.
Namun
jika Anda tidak melakukannya, komplikasi diabetes akan muncul dalam 5
tahun dan sebagian besar penderita akan mengalami berbagai macam
penyakit dalam 10 – 15 tahun kedepan, menurut Betul Hatipoglu, MD,
seorang ahli endokrinologi dari Cleveland Clinic.
~~~~~ ~~~~~
SARAN:
- Minum teh daun yakon (klik) atau kapsulnya untuk menjaga gula darah tetap normal
- Konsumsi habbatussauda secara teratur untuk penyembuhan permanen. Untuk penyembuhan permanen rutinkan konsumsi habbatussauda (klik)
kapsul bubuk atau minyak 2x2 kapsul / hari. Dari berbagai penelitian
terbukti Nigella sativa (habbatussauda) berperan pada perbaikan sel beta
pankreas, menyebabkan penurunan kadar glukosa darah puasa, penurunan
resistensi insulin, peningkatan fungsi sel-beta, dan mengurangi
hemoglobin glikosilasi (HbA1c) pada subyek manusia diabetes Tipe 2.
~~~~~ ~~~~~
Meski
mengonsumsi makanan sehat, berolahraga, dan minum obat tidak dapat
menyembuhkan diabetes, tapi dapat mencegahnya menjadi lebih buruk.
Sebaliknya, berbagai masalah bisa terjadi pada tubuh, jika Anda menghindari langkah-langkah tersebut:
~~~
Efek diabetes no. 1: Kolestrol Tinggi dan tekanan darah tinggiPada
penderita diabetes tipe 1, tubuh berhenti memproduksi insulin, hormon
yang mengatur gula darah. Sedangkan, diabetes tipe 2, tubuh tidak dapat
memanfaatkan insulin dengan sempurna. Ini menyebabkan kadar HDL
(kolestrol baik) menjadi menurun dan lemak berbahaya (trigliserida) akan
meningkat. Resistensi insulin juga menyebabkan sempitnya arteri yang
akan meningkatkan tekanan darah. Hasilnya, sekitar 70% penderita
diabetes juga mengalami hipertensi, stroke, sakit jantung dan masalah
ingatan.
Jika Anda tidak mengontrol tekanan darah tinggi dan
kolestrol tinggi, baik itu dengan makanan sehat dan olahraga atau dengan
mengonsumsi obat, terjadinya komplikasi akan semakin cepat, ujar Robert
Gabbay, MD, PhD dari Joslin diabetes Center, Boston.
Ini adalah
komplikasi diabetes yang umum terjadi, apalagi jika sudah memiliki
riwayat darah tinggi dan kolestrol sebelumnya, maka hal ini akan membuat
kolestrol dan darah tinggi yang sudah ada semakin parah.
~~~
Efek diabetes no. 2: Penglihatan kaburRusaknya
salah satu jaringan pada mata atau biasa disebut Retinopati,
menyebabkan sensitif pada cahaya dialami oleh lebih dari 4 juta
penderita diabetes. Retinopati terjadi karena tingginya kadar gula darah
pada penderita diabetes, akibatnya adalah rusaknya pembuluh darah pada
mata. Hal ini bisa saja terjadi sejak tujuh tahun awal sebelum diagnosa.
Biasanya tidak terdapat gejala khusus pada awalnya, akan tetapi seiring waktu maka penglihatan akan semakin gelap.
Ada
sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa penderita diabetes tipe 2,
ketika kadar gula darah meningkat 1% tiap waktu akan berisiko pada
masalah mata sepertiganya. Dengan demikian, dalam jangka waktu 20 tahun,
sekitar 80% penderita diabetes mengalami retinopati dan sekitar 10 ribu
mengalami kebutaan, ujar Hatipoglu.
~~~
Efek diabetes no. 3: Gagal ginjalApa
hubungannya diabetes dan gagal ginjal? Pada kasus gagal ginjal, gula
darah tinggi akan mengental dan akan merusak nefron. Nefron adalah
struktur kecil yang menyaring darah dalam ginjal, sehingga menyebabkan
protein ikut keluar bersama urin, pada normalnya protein tidak keluar
bersama urin. Ini merupakan tanda-tanda gagal ginjal pada penderita
diabetes tipe 2.
Komplikasi gagal ginjal akibat diabetes akan
terjadi dalam 10 tahun dan sekitar 40% mengalami gagal ginjal jika tidak
dilakukan perawatan rutin pada penderita diabetes, kata Hatipoglu.
~~~
Efek diabetes no. 4: Gangguan pada sarafSekitar
7,5% dari penderita diabetes memiliki neuropati atau kerusakan saraf
yang disebabkan oleh tingginya glukosa darah, ketika mereka didiagnosa
diabetes.
Tidak ada gejala apapun di awal, Anda mungkin hanya
akan merasa sedikit kesemutan di bagian tangan atau kaki, kata Gabbay.
Tapi, semakin lama neuropati akan menyebabkan rasa sakit, menjadi lemah,
hingga adanya masalah pada saluran pencernaan.
Peripheral Neuropathy adalah kondisi
kerusakan saraf dikarenakan kadar gula darah yang kronis akibat
Diabetes. Efeknya adalah baal, kaku, kehilangan indra perasa dan
terkadang sakit di bagian kaki, lengan dan jari.
Neuropathy yang terhubung dengan diabetes disebut
Diabetic Polyneuropathy. Ini adalah penyakit komplikasi yang umum dalam diabetes
Semakin lama seseorang menderita Diabetes, semakin tinggi kemungkinan untuk terjangkit
Diabetic Polyneuropathy. Diperkirakan sekitar setengah dari penderita yang telah hidup dengan diabetes selama 25 tahun, terjangkit penyakit ini.
Studi telah menunjukkan bahwa Penderita Diabet dapat mengurangi atau
memperlambat penyakit kerusakan saraf ini dengan menjaga kadar gula
darah mereka senormal mungkin.
Apa yang Menyebabkan Peripheral Neuropathy?
Tingginya kadar gula darah dalam tubuh yang merusak sistem saraf
sehingga saraf ini tidak dapat memberikan sinyal antara otak dan
bagian-bagian tubuh lainnya.
Ini berarti penderita bisa saja tidak merasakan panas, dingin atau
pun sakit di bagian kaki, lengan ataupun tangan. Jika penderita terluka
atau lebam di bagian kaki, penderita mungkin saja tidak menyadari
sehingga sangatlah penting bagi penderita untuk memperhatikan kakinya
setiap hari.
Infeksi juga bisa saja tidak sembuh karena aliran darah yang rendah
sehingga mengakibatkan resiko timbulnya bisul dan dapat berakibat
amputasi bahkan kematian.
Kerusakan sistem saraf ini berbeda efeknya pada setiap penderita.
Beberapa orang merasa tergelitik kemudian baru merasakan sakit. Yang
lainnya merasa kehilangan indra perasa di jari tangan dan kaki.
Perubahan ini terjadi secara perlahan-lahan sehingga penderita tidak
merasakannya.
Karena hal ini biasanya terjadi pada saat penderita bertambah tua,
sering kali hal ini tidak dihiraukan karena dianggap hal ini normal
seiring dengan bertambahnya usia.
Gejala-Gejala Kerusakan Sistem Saraf
Baal (kehilangan indera perasa) adalah yang paling umum. Penderita
yang kehilangan indera perasanya yang harus paling berhati-hati karena
nanah dapat muncul dan menyebabkan amputasi
Gejala awal
Peripheral neuropathy adalah sebagai berikut :
- Baal
- Menggelitik pada awalnya
- Terbakar
- Dingin
- Serasa dicubit
- Telinga serasa berdengung
- Rasa tajam pada kulit
- Rasa ditusuk / nyeri
Gejala ini biasanya terasa lebih buruk di malam hari. Makanya
penderita diabetes sering merasa sakit pada malam hari dan sering
terbangun karena rasa sakit tersebut, dan juga sering terbangun karena
ingin buang air kecil.
~~~
Efek diabetes no. 5: Kehilangan kakiKarena
adanya kerusakan saraf pada otak dan tubuh bagian bawah, otot kaki
menjadi lemah dan bentuk kaki akan berubah. Selain itu, borok dan mati
rasa juga akan muncul karena adanya benturan-benturan kecil pada kaki.
Sirkulasi
darah menjadi tidak berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga
menyebabkan pembuluh darah rusak dan memperlambat penyembuhan.
Akibatnya, infeksi akan menyebar ke tulang dan penderita diabetes harus
menjalani amputasi.
~~~
Efek diabetes no. 6: Serangan jantungSelain
meningkatnya tekanan darah dan kolestrol, tekanan darah juga dapat
merusak pembuluh darah, arteri dan otot jantung. Penderita diabetes
berisiko 2 kali lipatnya untuk terkena serangan jantung dan 4 kali lipat
terkena stroke. Serangan jantung merupakan pembunuh nomor satu. Selain
fatal, bisa menyebabkan kelumpuhan dan cacat.
Diabetes dan penyakit jantung koroner adalah sahabat terbaik.
Ya, mereka mampu bersinergi dengan kompak untuk menghancurkan kesehatan anda.
The
National Cholesterol Education Program dari Amerika Serikat bahkan
dengan tegas menyatakan bahwa : diabetes adalah ekivalen dari penyakit
jantung koroner (PJK).
Coba simak fakta-fakta berikut tentang diabetes tipe 2 dan penyakit jantung koroner:
~
Pasien diabetes memiliki 2 kali lipat risiko untuk terkena penyakit
jantung, terjadi pada usia lebih muda, dan berisiko kematian akibat
serangan jantung 2 kali lipat dibanding pasien non diabetes.
~
Bila penyandang diabetes sudah terkena penyakit jantung maka penyakit
pembuluh darahnya lebih luas dan lebih banyak (multivessel) dibandingkan
non diabetes, terutama bila gula darah tidak terkontrol baik.
~
Bila pasien diabetes dan penyakit jantung mengalami serangan jantung,
maka komplikasinya lebih berat. Hal ini disebabkan karena kemampuan
penyelamatan pembuluh darah alami (pembentukan pembuluh darah
cadangan/kolateral) terganggu pada pasien diabetes.
~ Neuropati
diabetes menyebabkan saraf perasa menjadi tumpul sehingga pasien
diabetes dengan PJK lebih jarang merasakan nyeri dada yang khas (silent
ischemia), akibatnya : penyakit jantung lebih sulit terdeteksi secara
dini pada pasien diabetes.
~~~
Efek diabetes no. 7: Kesempatan hidup lebih kecilSemua
penyakit di atas dapat menyebabkan kematian yang lebih cepat. Sebuah
riset terbaru menunjukkan, wanita dengan diabetes tipe 1 memiliki
kemungkinan hidup 13 tahun lebih sedikit ketimbang orang yang tidak
pengidap penyakit tersebut. diabetes menduduki peringkat ke-7 sebagai
penyakit yang menyebabkan kematian. (Mutia Zulfa)
Referensi:
Prevention.com via Tribunnews